WK-Brand Logo
Tampilkan postingan dengan label Kecamatan Kepulauan Dan Kecamatan Seponti. Suasana MTQ KKU ke III ini di meriahkan oleh Stand pameran dari berbagai Instansi jawatan dan Ormas serta Perusahaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecamatan Kepulauan Dan Kecamatan Seponti. Suasana MTQ KKU ke III ini di meriahkan oleh Stand pameran dari berbagai Instansi jawatan dan Ormas serta Perusahaan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 November 2013

Perenungan Hidup: Belajar Dari Memelihara Kambing

Perenungan Hidup: Belajar Dari Memelihara Kambing


Oleh Miftahul Huda . 12/11/2013


rutinitas sore hari ternak kambing kayong utara dinas peternakan kku perikanan kku


              Saya dulu waktu masih kecil sempat berpikir, apa sih kehebatan dari seekor kambing???,  Padahal kambing itu cukup bau dan terkadang suka cerewet apalagi kalau malam malam biasanya suka prote kalau tidak di kasih api unggun, heheh sehingga tidak jarang saya bangun malam malam dan menghidupkan kembali apai unggun, kalau musim hujan terpaksa ya pakai racun nyamuk karena mengidupkan api di musim hjan sangatlah sulit disebabkan sampah dan tanah yang basah. Saya sering memperhatikan mereka (kambing-red) memakan makanannya (daun2an) begitu lahap, mereka tidak pernah khawatir dengan hari esok dan selalu melakukan rutinitas seperti hari - hari sebelumnya dengan teman teman mereka, padahal Bisa Jadi mereka sewaktu waktu akan dipenggal sebagai olahan makanan atau di jual. Walaupun dalam kenyataanya kalau saya menjual kambing anak saya yang ikatan emosionalnya sudah terlanjur dekat dengan si kambing, hehhe terkadang suka menangis dan tidak mau kambing di jual, apalagi kalau di sembelih wow ia bisa nangis nangis dari rumah sampai ke sekolah dan di laporkan dengan teman temannya juag gurunya, heheh serius ini cerita anak saya yang lucu. Suatu saat saya menyembelih kambing peranakan etawah sedangkan si kambing itu biasa bermain dengan anak saya, ia sebenarnya tidak setuju kalau kambing itu di sembelih tapi karena si kambing sudah tua ya saya bersikeras tetap menyembelihnya, si anak saya ini nangis nangis sampai di sekolah ia di tanya sama gurunya kenapa nangis nangis, dia bilang dia bersedih kalau kambingnya di sembelih, ia teringat pada saat biasa bermain dan memeluknya, begitu tutur anak saya sambil menangis, hehehe. Sang ibu gurunya hanya tersenyum.


rutinitas sore hari ternak kambing kayong utara dinas peternakan kku perikanan kkudf
Baik sekarang lansgung saja mari kita petik pelajaran dari kambing  di antaranya sbb :




  1. Bahwa kita tidak perlu mengkhawatirkan apa yang akan terjadi esok hari karena esok hari adalah Misteri. Sehebat apapun planing kita,sematang apapun planing kita untuk esok hari, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari dan tanpa  seijin Allah SWT planing kita tidak akan membuahkan hasil."Apa yang akan kita lakukan hari ini,lakukanlah yang terbaik..

  2. Kambing mengajari kita cara menjadi pemimpin sebab setiap kali kita menggembala kambing saat kita menarik ia pakai tali maka niscaya si kambing tak mau bergerak, kalau bergerakpun terpaksa bahkan tak jarang kakinya di tancapkan di tanah sambil kita menyeretnya, tapi coba kalau kita dari belakang mengarahkannya pelan pelan dengan perasaan kita, maka kambing akan mengerti maksud dan bahasa kita kemana arah yang kita tunjukkan, artinya apa ?.. ini artinya kalau kita jadi pemimpin jangan suka mengekang orang lain, apalagi mengikat atau mendiktenya dan memaksanya, oke sekali mungkin ia mau tapi lama kelamaan ia akan berontak, alantas apa yang kita lakukan ?>.. yup cukup kita dari belakang membimbingnya sambil kita memberi contoh yg baik dan beri kebebasan tanpa tali pengekang, dengan demikian niscaya kita akan di segani dan dengan keseganan tersebut di awasai maupun tidak ia akan menjalankan sesuia perintah dan tanggung jawab. Heheheh

  3. Kambing juga mengajari kita bagaimana kita harus bersabar, betapa tidak, saat kambing saya beranak Tiga, bisa di bayangkan bagaimana induknya setress dan risau saat punya anak tiga sementara putingnya Cuma tiga, dalam hal ini campur tangan kita dengan penuh ketabahan dan bahasa hati yang tulus harus kita lakukan untuk membanu menysukan si anak kambing (cempe ) ini,  heheh.. kita harus sabar kena tanduk Induk yang setress, kita harus sabar melayani carikan pakan yang hijau dan jamu juga, bahkan mensterilkan kandang dari gangguan nyamuk karena anak kambing yg masih kecil sangat rawan, dan hal ini membutuhkan kesabaran yang luar biasa. Belum lagi aklau malam malam kambing pada kemakan nyamuk atau api unggunya mati, lagi lagi kita harus sabar dan tabah untuk turun ke kandang menghidupkan api unggun, belum lagi saat sial kita di kencingi kambing saat menghidupkan api , hehehe .dan setreusnya ini juga harus sabar.

  4. Dan banyak lagi hikmah dari memelihara kambing, silahkan anda pembaca cari sendiri, boleh di sharekan disini pengalamannya atau mau nambahkan silahkan saja. Makasih

Minggu, 27 Oktober 2013

PENUTUPAN MTQ KKU KE III, Kec Simpang Hilir Kembali Meraih Juara Umum Pertama

PENUTUPAN MTQ KKU KE III, Kec Simpang Hilir Kembali Meraih Juara Umum Pertama

penutupan  mtq kayong utara 3 di teluk batang  hendri siswanto

Minggu 27 Oktober 2013, sudah lima hari Musabaqah tilawatil qur`an ke III tingkat kabupaten kayong utara di laksanakan, di ikuti oleh 6 kafilah dari enam kecamatan se kabupaten kayong utara yakni, Kecamatan. Sukadana, Kecamatan. Simpang Hilir, Kecamatan Teluyk Batang, Kecamatan Pulau Maya, Kecamatan Kepulauan Dan Kecamatan Seponti. Suasana MTQ KKU ke III ini di meriahkan oleh Stand pameran dari berbagai Instansi jawatan dan Ormas serta Perusahaan, yang berjejer dari ujung jalan masuk terminal teluk batang hingga ke arena MTQ. Juga tak ketinggalan para pedagang kaki lima yang berasal dari berbagai tempat yang semakin memadati arena MTQ .

penutupan  mtq kayong utara 3 di teluk batang

Pada malam penutupan tersebut acara di hadiri oleh Sekda Kayong utara dan Pejabat Daerah serta Instansi di lingkungan Kabupaten Kayong Utara. Dalam sambutannya ketua Umum MTQ III (Lahwan ) menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu baik moral maupun spiritual dalam menyukseskan acara MTQ ke III ini, ia juga menyampaikan permintaan maafnya apabila dari panitia terdapat banyak kekurangan kepada semua kafilah dan pengunjung apabila tidak dapat melayani secara maksimal.

penutupan  mtq kayong utara 3 di teluk batang bh

Juara Umum dalam MTQ ke III ini di raih kembali oleh kecamatan Simpang Hilir juara ke dua di raih oleh sukadana, juara ke tiga di raih oleh teluk batang, juara ke empat di raih kecamatan seponti, juara ke lima di raih kecamatan kepulauan, juara ke enam di raih oleh kecamatan pulau maya.

Dalam sambutan ketua LPTQ kayong utara Erwin Sudrajat, dengan berat hati menyampaikan bahwa MTQ KKU ke III ini belum banyak mengalami berkembangan yang signifikan dari MTQ sebelumnya, hal ini bisa di lihat dari berbagai cabang yang di lombakana dalam MTQ kuotanya masih belum memenuhi, bahkan ada cabang perlombaan yang nihil tanpa peserta, hal ini menandakan bagaimana keprihatinan kita terhadap perkembangan generasi yang Qur`ani. Maka dengan kondisi tersebut ia mengahrapkan agar semua elemen dapat bersynergy untuk dapat lebih keras lagi bekerja guna untuk menciptakan kader kader yang menguasai Ilmu Alqur`an. Ia juga mengusulkan bahwa kader kader yang berprestasi dan para guru ngaji dapat di perhatikan secara khusus suapaya dapat lebih bersemangat untuk mengenmbangkan ilmunya.

penutupan  mtq kayong utara 3 di teluk batang g

Dalam sambutan Bupati kayong utara yang di wakili oleh  Sekda Kabupaten kayong utara ( Hendri Siswanto), memberikan apresiasi atas suksesnya acara MTQ KKU ke III yang telah selesai di selenggarakan oleh Panitia dan semua pihak yang telah berpartisipasi, ia juga mengucapkan selamat kepada Para pemenang, dan kepada yang belum mendapatkan peringkat janganlah berputus asa. Slogan merajut impian mengggalang dakwah dan membumikan alqur`an dalam tema MTQ KKU hendaknya jangan hanya menjadi sebuah slogan namun betul betul di harapkan menjadi sebuah aksi nyata. MTQ KKU ke III akhirnya di tutup secara resmi dengan di tandai pemencetan sirene,  sampai jumpa di MTQ ke IV berikutnya pada Tahun 2015. ( M. H . 27 Oktober 2013).