WK-Brand Logo
Tampilkan postingan dengan label simpang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label simpang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Juli 2014

SIMPANG MANDIRI Buka SEKOLAH IT DAN FILM 2014 ( Penyumbang Untuk Pendidikan Karakter )

warta kayong cover edisi ke tujuh belakang lagi belakang kiriOleh : Miftahul Huda


“Melalui pendidikan film dan Pemanfaatan informasi Tekhnologi (IT),  banyak hal hal yang dapat kita terapkan guna melakukan pembiasaan dan penyelaman melalui berbagai ide dan gagasan original, sebab pendidikan berbasis karakter bukan hanya sekedar Slogan maupun teori. Dan kenapa kita buat program Ini?. sebab teropong masa depan menyatakan bahwa dunia kreatif akan sangat berpeluang karena akan sangat di cari dan di perlukan”.


                Kreativitas tidak akan pernah ada matinya, walaupun berjalan tertaith tatih dengan berbagai keterbatasan namun tidak membatasi Komunitas Simpang Mandiri Production kayong utara untuk terus mengukir karya dan kreativitas. pada tahun ajaran baru 2014 – 2015 ini Simpang Mandiri Production atau yang di singkat SMP kembali membuka kelas pendidikan untuk mempelajari film dan Blog khusus pelajar.


                Semua pelajar pada prinsipnya bisa mengikuti program tersebut namun demi efektifitas untuk mengejar kwalitas, peserta di batasi hanya 20 orang peserta, dengan melewati beberapa rangkaian test di antaranya : psikotes dan administrasi. Hal ini di ungkinkan untuk menyaring peserta yang betul betul ingin mendalami dunia Film dan IT.


sekolah film 2 simpang mandiri


                Seperti tahun tahun sebelumnya Program yang di luncurkan tersebut bebas tanpa memungut biaya, namun untuk menunjang program tersebut, SMP harus bekerja sama dengan Pihak sekolah dengan maksud dapat memberikan support imbal balik bagi pihak sekolah dan program SMP sendiri.


                Kreativitas akan menjadi sangat penting bagi pelajar apalagi pada saat ini kurikulum 2013 sudah mulai di jalankan, siswa di lebih banyak melakukan praktek di bandingkan hanya sekedar teori. Maka tidak salah apabila program sekolah Blog dan Film ini di integrasikan dengan kegiatan sekolah sebagai salah satu kegiatan penunjang untuk mewadahi minat dan bakat mereka.


                Dalam program sekolah film, SMP akan memberikan beberapa pokok materi di antaranya mengenai Penyutradaraan,  Tata Cinematography, Editing, Pengambilan Gambar, Management Tim dan hal hal yang menyangkut dunia perfilman secara umum. Materi tersebut akan di sampaikan secara maraton dalam waktu satu tahun.


                Output dan tujuan dari sekolah film tersebut adalah mencetak sineas pelajar yang cakap, tanggap dan peka terhadap issue yang ada di sekitarnya, sehingga dapat mengolah menjadi sebuah ide dan membuat serta menggambarkan melalui media Film dengan tujuan menyampaikan pesan pada publik. Pada saat ini kita tidak perlu khawatir lagi untuk menyampaikan Ide dan gagasan terutama dalam bentuk karya Film. Sangat mudah sekali bagi kita mengekspresikan karya, bisa memanfaatkan tekhnologi melalui jejaring sosial, Youtube, Twiter facebook atau kita buat blog pribadi.


sekolah film


                Dalam progran sekolah film intinya adalah mencetak para filmaker sesuai dengan karakternya masing masing agar dapat di kembangkan. Hal ini juga menjadi sangat penting bagi perkembangan pendidikan berbasis karakter yang lebih menitik beratkan pada apliaksi penerapan. Dengan memahami dan mendalami pembuatan film, maka akan mengasah aspek kepekaan emosional dan intelektual. Sebab dalam pembuatan film kita mesti di tuntut untuk melakukan pendalaman materi dan ide sebelum film tersebut kita eksekusi untuk kita shot.


                Penguatan konsep dan ide menjadi suatu hal yang sangat Penting untuk menghasilkan sebuah karya yang original dan memiliki ciri khas tersendiri, bukan plagiat dan bukan pasaran, dan tentunya hal ini memerlukan pendalaman atau bahkan riest menegnai materi yang akan di angkat. Dengan banyaknya rangkaian proses pembuatan film tersebut, maka secara langsung peserta akan di bawa untuk menyelami tema yang di angkat. Dan dengan cara menyelami dan merasakan secara lansgung tersebut, maka peserta akan dapat menyimpulkan seberapa Penting dan bermanfaatnya apa yang mereka lakukan.


Untuk sekolah IT, materi ayang akan di pelajari meliputi:  dasar dasar Internet, pembuatan Email, jejaring sosial, Pembuatan Blog dan pengelolaan, serta pembekalan Citizen Jurnalis ( Atau Jurnalis warga).


Prinsip sekolah IT adalah mendaya gunakan Informasi Tekhnologi dengan tepat guna, sebab selama ini kita merasa prihatin dengan lompatakn tekhnologi yang begitu pesat sehingga terkadang membuat bingung para User ( pengguna), dalam mengikuti perkembangannya. Namun semua itu tak perlu kita risaukan jika kita memiliki dasar dasar ilmu mengenai Informasi tekhnologi.


Selain mendapatkan Ilmu, para peserta Pendidikan Film dan blog juga dapat mengikuti berbagai lomba yang banyak di selenggarakan baik Lokal maupun nasional. dalam hal ini juga sangat penting untuk menguji seberapa besar kompetensi yang di miliki. Di sisi lain lomba juga sangat penting untuk membangun motivasi dan daya saing guna meningkatkan sumber daya dan keilmuan yang di miliki.


 

Kamis, 19 Desember 2013

Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2013

Ibu Warta Kayong KKU Kalbar 5



Kasih Ibu Sepanjang Masa


Ibu… Adalah sosok wanita mulia. Mendidik dengan kasih-sayang. Menjaga dengan kelembutan. Membimbing dengan rasa sabar. Tak pernah mengeluh, tak kenal menyerah. Saat orang lain terlena dalam lelap, ibu selalu terjaga dalam hening malam. Menyusui, menganti popok, dan tetap terjaga dari rintihan tangis bayinya.


 Ibu… Tak ada seorang pun yang dapat menggantikan posisimu dihatiku. Engkau adalah madrasah pertama bagiku, guru perdana bangsa ini. Ditanganmulah generasi ini lahir dan terlahir. Engakulah pendiri peradaban bangsa.


Ibu… Bagiku engkau adalah sosok pahlawan yang tak mengenal kata menyerah. Tak perduli hujan, badai. Langkah kakimu pasti menata masa depan kami. Seluruh hidupmu kau curahkan demi kebahagiaan buah hatimu. Bahkan kau harus rela mati demi anak-anakmu.


Perjuangan terberat dalam hidupmu, yaitu saat kau melahirkan kami. Perjuangan antara hidup dan mati. Perjuangan yang beratnya melebihi perang apapun. Seluruh jiwa dan ragamu melebur jadi satu. Perasaan antara senang dan derita. Tetesan keringat dan darah tak kau rasakan. Namun derita dan penatmu pecah berganti bahagia, saat tangisan bayi menghiasi telingamu. Dan terkadang kau tak sempat mendengar tangis itu, karena Tuhan terlebih dulu menjemputmu.


Ibu… Putih rambutmu dan kerut diwajahmu, adalah gambaran betapa beratnya perjuangan hidupmu. Saat orang lain melupakanku, engkau tak pernah lupa sedetikpun. Saat yang lain mengecamku, engkau tetap peduli dan merangkulku. Bagimu, tak ada kata pensiun untuk tetap mencintai anakmu. Bahkan di usia rentamu, kau tetap ikhlas mengurus kami. Kerana kau adalah rumah yang teduh bagi anak-anakmu.


Ibu, kau tak pernah menghitung berapa besar pengorbananmu. Kasih sayangmu begitu tulus tanpa batas. Kau tukarkan penderitaanmu demi kebahagiaan kami. Kerena kebahagiaan kami adalah segalanya bagimu. Sungguh tak pantas kami berlaku angkuh dan sombong dihadapanmu.


Ibu. Jasamu tak akan pernah bisa aku balas dengan apapun. Yang bisa aku lakukan hanyalah membahagiakanmu. Keindahan dan kenikmatan hidup yang kurasakan saat ini, adalah berkat jasa dan do'amu, Ibu.


Ibu… Maafkan jika aku melupakan jasamu. Maafkan aku yang tak peduli dengan rintih tangismu saat merawat aku. Maafkan aku yang sering berlaku tidak sopan dihapanmu. Maafkan aku yang selalu membuatmu kecewa kerena kebodohanku. Maafkan aku yang alpa dari memohon maaf padamu. Maafkan aku kerena belum sempat mengabdi padamu. Maafkan aku yang tidak sepenuhnya mampu membahagiakanmu. Maafkan. Maafkan aku atas segalanya.


 Sukadana, 19 Desember 2013


 Hasanan

Sabtu, 14 Desember 2013

Bentangor Milik Yayasan Palung Diserbu Warga

Hasanan Jurnalis KKU Kalbar3

Hari ini, Sabtu (14/12/2013), bertempat di Desa Pampang Harapan Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara, aula Bentangor milik Yayasan Palung didatangi warga. Pasalnya aula yang berukuran lebih kurang 64 M² tersebut bukan diserbu para demonstan, namun para peserta pelatihan Citizen Jaunalism, atau dalam bahasa kampungnya yaitu Jurnalisme Kampung.

Kegiatan yang digagas United States Agency International Develoment (USAID) Amerika bekerjasama dengan Yayasan Palung, ini benar-benar menantang ide-ide berpikir peserta. Para peserta merasa termotivasi untuk menulis, sebab pemateri yang dihadirkan USAID adalah orang-orang  yang bergelut dalam dunia jurnalistik, yang pengalaman mereka tidak diragukan lagi.

Para pemateri yang mengisi pelatihan jurnalis tersebut diantaranya Severianus Endi (wartawan The Jakarta Post), Budi Miank (Pemred Pontianak Post), Pay Jarot Sujarwo (penulis aktif), Rantan dan Alexander Merieng dari USAID, serta turut hadir Mahmudi (watawan Pontianak Post) dan Abdul Khair (wartawan TVRI Kalbar).

Pelatihan ini berlangsung selama 2 hari, yaitu 14 – 15 Desember 20103, dengan perserta yang terdiri dari kalangan pelajar SMA, guru, aktivis masyarakat dan perwakilan ormas lainnya. Lebih dari 20 orang peserta antusias mengikuti pelatihan ini. Sedangkan dari Warta Kayong (WK) mengutus empat orang reporternya, guna untuk mendalami ilmu jurnalistik sebagai bekal awak media WK dalam mengelola medianya.

Hasanan Jurnalis KKU Kalbar

Dalam kesempatan tersebut, pak Rantan sebagai perwakilan USAID mengatakan, pelatihan ini baru pertama kalinya dilaksanakan di Kayong Utara. Ini tentu wujud kepedulian USAID pada masyarakat KKU dan lingkungannya. Sebab bagi kami, peran media sangat besar dalam mempengaruhi pandangan orang lain.

Yang terpenting, “Lanjut pak Rantan,” manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Satu hal lagi  pesan yang ingin saya sampaikan untuk kita semua, jika anda menjadi penulis, tolong juga angkat masalah yang ada kaitannya lingkungan dan kelestariannya. Sebab lingkungan sangat besar pengaruhnya terhadap kehidupan manusia. Jangan sampai nasib kita seperti Ethopia. Kerusakan alam Ethopia yang berlangsung panjang akibat ulah pendahulu mereka, membuat rakyat Ethopia menderita dan mati kekeringan hari ini.

Pemateri selanjutnya Pay Jarot Sujarwo. Pay, (panggilan akrab Pay Jarot Sujarwo) pun banyak berbagi pengalamannya sebagai penulis. Beliau aktif menulis sejak SD hingga sekarang. Buku diary adalah teman akrabnya. Dari buku-buku diary tersebutlah lahir 17 buah karya tulisnya yang sudah dibukukan, salah satu karyanya momentalnya yaitu “Sepok, Dari Kampung Arang Hingga Kampung Orang.” Sebab beliau berasal dari Kampung Arang Kab. Kubu Raya, diundang keliling dunia karena hasil karya tulisnya.

Kemudian, jika anda ingin menjadi penulis hebat kuncinya hanya tiga, yaitu: Menulis, Menulis dan Menulis. Namun perlu diingat “Lanjut Pay,” seorang penulis pun harus aktif dengan buku dan harus banyak membaca, kerena dengan membaca akan menambah pengetahuan dan pengalaman kita, sehingga hal tersebut menjadi motivasi dan referensi kita dalam menulis. “Jangan pikirkan apa yang ingin Anda tulis,  tapi tulislah apa yang Anda rasakan,” motivasi Pay kepada peserta.

Dalam membuat dan menyampaikan berita, itu harus benar-benar fakta, bukan rekayasa lapangan atau hasil renungan di atas meja, sebab beda antara opini dan berita tersebut. Jika anda salah menulis berita, apa lagi tanpa konfirmasi dengan narasumbernya, maka itu bisa fitnah, anda bisa dituntut “terang Severianus Endi,” penyampai materi setelah Pay.

Hasanan Jurnalis KKU Kalbar2Suasana hangat, santai dan penuh ilmu tersebut membuat para peserta merasa rileks dan enggan beranjak dari tempat duduknya. Tambah lagi suasana alam yang sejuk dan asri di sekitar lokasi pelatihan, membuat peserta merasa betah dan nyaman mengikuti pelatihan.

Perasaan menyenangkan tersebut diakui salah satu peserta, Ario, siswa kelas 2 SMA 2 Sukadana. Dia merasa senang mengikuti pelatihan ini, karena selain menambah wawasan saya, saya pun jadi lebih semangat lagi untuk menulis. Apa lagi pelatihnya degel-degel (lucu/suka humor), jadi kami tidak nagntuk mendengarnya, “aku Ario.”

Antusiasme peserta begitu terasa. Dari sekian tugas yang diberikan nara sumber, tak satu pun dari peserta yang mengeluh atau tidak melaksanakannya. Kerana bagi peserta ini adalah momen penting yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sebagaimana harapan pak Rantan perwakilan USAID – fasilitator pelatihan Citizen Jounarlism alias jurnalis kampung● (Has)