WK-Brand Logo
Tampilkan postingan dengan label matan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label matan. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Maret 2014

Musrenbang 2014: Simpang Hilir Prioritaskan Air Bersih

Musrenbangkec simpang hilir, warta kayong

SIMPANG HILIR – Tahun 2015, Simpang Hilir prioritaskan pembangunan air bersih. Demikian paparan Camat Simpang Hilir, Mac Novianto, S.H. dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Simpang Hilir Tahun 2014, di Graha Praja (10/2/2014). Pasalnya, selama belasan tahun, masyarakat Simpang Hilir umumnya sulit mendapatkan air bersih. Warga hanya bergantung pada air hujan dan penjual yang harganya relatif mahal, sebab, air didatangkan dari Desa Harapan Mulia – Kecamatan Sukadana.


Seperti gayung bersambut. Senan dengan Camat, Oma Zulfitansyah, Kepala Bappeda Kayong Utara menjelaskan, air bersih salah satu program startegis Pemda KKU 2014 – 2018, selain peningkatan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, kualitas pendidikan dan kesehatan gratis, kualitas aparatur, infrastruktur dan lain-lain. Semua kegiatan di priode atau tahun sebelumnya, akan tetap dilanjutkan di priode kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati terpilih 2013 – 2018. Tentu pembangunan kita lakukan secara bertahap. Mengingat keterbatasan anggaran kabupaten. Skala prioritas menjadi kata kuncinya, tegas Oma.


Musrenbang adalah amanah Undang-Undang yang wajib kita laksanakan. Dengan musrenbang, maka kita dapat menentukan mana yang prioritas, mana yang tidak. Sebab ini merupakan rencana dan aspirasi masyarakat yang wajib diakomodir pemerintah. Tak terakomodir di tahun ini, usulkan tahun berikutnya, dan seterusnya. Jadi jangan putus asa. Jika usulan  masyarakat tidak masuk tahun ini, kita harus tetap berusaha mengusulkan tahun berikutnya. Mengingat anggaran kita terbatas, tutur Kepala Bappeda.


Musrenbang yang dihadiri Kepala Desa, BPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, unsur Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan), memberikan warna tersendiri bagi warga Simpang Hilir. Pasalnya, selain kepala/perwakilan dari SKPD yang ada di KKU, hadir juga Anggota Dewan asal Simpang Hilir, yaitu Abdul Zamad, Yulisman dan Haripin. Menurut Kepala Bappeda, di kecamatan lain, tak ada satupun Anggota Dewan yang hadir dalam acara Musrenbang.


Setiap Anggota Dewan diberikan kesempatan untuk bicara. Satu hal yang menarik dari pemaparan dewan, yaitu usulan Abdul Zamad . Agar pembahasan Tahun Anggaran 2015 seluruh Kades dilibatkan dalam Paripurna Penetapan APBD KKU, sedekedar untuk mendengarkan saja. Sehingga tak ada lagi imaje bahwa si A atau si B yang mangkas anggaran, usul politisi asal Partai Golkar tersebut kepada Bappeda.


Menyikapi kebutuhan masyarakat Simpang Hilir tentang air bersih, tiga Anggota Dewan yang hadir sepakat, akan mengawal usulan tersebut. Mereka sendiri merasakan dampak krisis air bersih di Simpang Hilir. Sebab, mereka sendiri berasal dan bertempat tinggal di Simpang Hilir.


Untuk menentukan prioritas program di setiap desa, panitia membentuk 3 kelompok diskusi untuk melakukan simulasi. Setiap peserta dalam kelompok, yang mewakili desa mereka masing-masing, dianjurkan memilih lima program prioritas di desa mereka.


Dari hasil simulasi tersebut, secara umum disimpulkan bahwa, masalah air bersih, pendidikan, kesehatan, infrastruktur (jalan) dan ekonomi kerakyatan (perkebunan, pertanian, perikanan) menjadi isu utama untuk pembangunan 2015 dan seterusnya. Sebab ini menjadi kebutuhan dasar masyarakat. (Has)

Minggu, 23 Februari 2014

Club Kampung yang Tidak Kampungan

DSC00847

SIMPANG HILIR – Club Sepak Bola Air Manis FC, asal Desa Matan Jaya, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, dari sekian kali berlaga pada Open Turnamen Kodim CUP 2014 di Stadion Tentemak Ketapang, Air Manis FC berhasil mengungguli pertandingan. Seperti Laga Penyisihan (9/01/2014), Air Manis FC  berhasil menang telak 2-0, versus Matan FC (Ketapang).

Air Manis FC dibawah asuhan  Wismadianto (coach), mampu mengungguli setiap pertandingan dengan skor kosong untuk lawan.  Misalnya, saat Laga kedua melawan Tanjung Pura FC (Ketapang), Club asuhan Wismadianto tersebut mampu unggul 3-0.

DSC01207Menurut jadwal, Senin (24/02/2014), kami akan berlaga kembali di Stadion Tentemak Ketapang. Ini merupakan Laga ketiga kami, ungkap Wisma sapaan akrab, pelatih muda asal Sungai Mata Mata ini.

Alhamdulillah, dari sekian pertandingan, kami mampu mengungguli  team tuan rumah. Ini tentu tidak terlepas  dari kinerja keras tim dan pelatih kami, serta patner support yang telah membantu kami. Ungkap Supartino (25), straiker muda berbakat yang telah menciptakan tiga gol untuk Air Manis FC.

DSC01208

Rajali (Manager Team), sangat optimis bahwa laga besok timnya akan menang melawan Pull Pans FC (Pulau Kumbang-KKU). Dia berharap, timnya mampu masuk babak selanjutnya, minimal  ke perempat  final.

Ini merupakan kali pertama, sepanjang sepuluh tahun terakhir, Dusun Air Manis Desa Matan Jaya, ikut melakoni event-event yang diadakan di luar Kabupaten Kayong Utara. (Much)

Kamis, 19 Desember 2013

Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2013

Ibu Warta Kayong KKU Kalbar 5



Kasih Ibu Sepanjang Masa


Ibu… Adalah sosok wanita mulia. Mendidik dengan kasih-sayang. Menjaga dengan kelembutan. Membimbing dengan rasa sabar. Tak pernah mengeluh, tak kenal menyerah. Saat orang lain terlena dalam lelap, ibu selalu terjaga dalam hening malam. Menyusui, menganti popok, dan tetap terjaga dari rintihan tangis bayinya.


 Ibu… Tak ada seorang pun yang dapat menggantikan posisimu dihatiku. Engkau adalah madrasah pertama bagiku, guru perdana bangsa ini. Ditanganmulah generasi ini lahir dan terlahir. Engakulah pendiri peradaban bangsa.


Ibu… Bagiku engkau adalah sosok pahlawan yang tak mengenal kata menyerah. Tak perduli hujan, badai. Langkah kakimu pasti menata masa depan kami. Seluruh hidupmu kau curahkan demi kebahagiaan buah hatimu. Bahkan kau harus rela mati demi anak-anakmu.


Perjuangan terberat dalam hidupmu, yaitu saat kau melahirkan kami. Perjuangan antara hidup dan mati. Perjuangan yang beratnya melebihi perang apapun. Seluruh jiwa dan ragamu melebur jadi satu. Perasaan antara senang dan derita. Tetesan keringat dan darah tak kau rasakan. Namun derita dan penatmu pecah berganti bahagia, saat tangisan bayi menghiasi telingamu. Dan terkadang kau tak sempat mendengar tangis itu, karena Tuhan terlebih dulu menjemputmu.


Ibu… Putih rambutmu dan kerut diwajahmu, adalah gambaran betapa beratnya perjuangan hidupmu. Saat orang lain melupakanku, engkau tak pernah lupa sedetikpun. Saat yang lain mengecamku, engkau tetap peduli dan merangkulku. Bagimu, tak ada kata pensiun untuk tetap mencintai anakmu. Bahkan di usia rentamu, kau tetap ikhlas mengurus kami. Kerana kau adalah rumah yang teduh bagi anak-anakmu.


Ibu, kau tak pernah menghitung berapa besar pengorbananmu. Kasih sayangmu begitu tulus tanpa batas. Kau tukarkan penderitaanmu demi kebahagiaan kami. Kerena kebahagiaan kami adalah segalanya bagimu. Sungguh tak pantas kami berlaku angkuh dan sombong dihadapanmu.


Ibu. Jasamu tak akan pernah bisa aku balas dengan apapun. Yang bisa aku lakukan hanyalah membahagiakanmu. Keindahan dan kenikmatan hidup yang kurasakan saat ini, adalah berkat jasa dan do'amu, Ibu.


Ibu… Maafkan jika aku melupakan jasamu. Maafkan aku yang tak peduli dengan rintih tangismu saat merawat aku. Maafkan aku yang sering berlaku tidak sopan dihapanmu. Maafkan aku yang selalu membuatmu kecewa kerena kebodohanku. Maafkan aku yang alpa dari memohon maaf padamu. Maafkan aku kerena belum sempat mengabdi padamu. Maafkan aku yang tidak sepenuhnya mampu membahagiakanmu. Maafkan. Maafkan aku atas segalanya.


 Sukadana, 19 Desember 2013


 Hasanan