WK-Brand Logo
Tampilkan postingan dengan label pamor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pamor. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 September 2013

Budaya Politik Balas Budi

dp-bbm-balas-budi         


  Memang dalam kehidupan ini yang palit sulit adalah jika kita berhutang budi dengan seseoarng, karena hutang budi seperti kata Pri bahasa, “Hutang Emas Dapat Di Bayar, Namun Jika Hutang Budi Di Bawa Sampai Mati”. Pribahasa tersebut memang benar benar di gunakan oleh orang orang yang berkepentingan dengan para elit pemerintahan dalam memenuhi hasrat ketamakan pribadi. Sebagian dari mereka menganggap bahwa hal tersebut adalah kesempatan, sementara sang Elit yang sudah terlanjur memiliki hutang budi juga tidak dapat menolak permintaan orang yang telah memberinya jasa. Maka apa yang terjadi ?. pastinya akan banyak masalah yang timbul, dan pelayanan trhadap masyarakat akan menurun.


            Saya akan memberikan satu contoh kasus mengenai Bahayanya  politik balas budi dalam sektor kepemrintahan, baik akan saya persempit dengan satu crita nyata begini ; “ ada seorang pegawai rendahan di pemerintahan yang memiliki jasa kepada atasa nya, ia bermaksud untuk minta naik jabatan walaupun kapasitas kemampuan nya masih sangat jauh di ragukan. Namun apa hendak di kata sang atasan tidak dapat menolak permintaan tersebut, dan singkat cerita sang pegawai rendahan tadi naik jabatan. Kemudian ada lagi, katakanlah seorang masyarakat biasa namun memiliki pamor di masyarakat dan ia mengikat kontrak politik dengan Politikus berpengaruh yang pada saat sebelum menjadi pejabat ia sebagai Tim sukses nya. Setelah sang politikus naik ke kursi panas ia pun meminta agar kerabat dekatnya dijadikan pegawai, tidak ada penolakan dari sang politikus, senang atau tidak senang, terpaksa ia harus memenuhi permntaan tersebut. walaupun kapasitas dan kapabilitas kerabat dekat tim suksesnya tersebut masih meragukan.

Dari fakta di atas coba saja anda bayangkan jika hal tersebut terus menrus terjadi, maka Birokrasi akan lamban dalam berjalan, karena banyak orang yang sesungguhnya tidak bisa bekerja dengan profesional memaksakan diri untu bekerja. Sungguh sesuatu yang sangat merugikan bagi bangsa ini jikalau para pegawainya banyak yang tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Uang negara yang sesungguhnya uang rakyat hanya akan habis di berikan dengan orang orang yang tidak profesional. kalau sudah begitu negara ini tidak usah ada lagi Test Pegawai negeri, karena test pegawai merupakan suatu yang sia sia dan hanya membuang buang waktu, kenapa begitu ? ya jawaban nya ada pada Politik balas budi yang semua nya melalui lobi lobi kepada para pejabat dan elit politik yang berkepentingan.

Walaupun saya tida menulis seperti ini pun saya rasa hal ini merupakan rahasia umum, dari mulai pemerintahan pusat hingga ke pelosok daerah tetap saja Politik balas budi menjadi perioritas utama dalam menentukan suatu kebijakan. Saya hanya dapat mengajak kepada para pembaca untuk bersama mendoa`kan semoga mereka yang melakukan politik balas budi dapat di bukakan pintu kesadaran, bahwa sesungguhnya hal tersebut sangat merugikan masyarakat umum. Amiin

Sumber : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=582299098474596&set=a.319486998089142.69200.295382967166212&type=1&relevant_count=1

Sabtu, 07 September 2013

SENI BUDAYA LOKAL ADALAH BAGIAN DARI SEMANGAT SUATU BANGSA

sssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssbbbbbb
Ayo yang cinta produk seni budaya lokal silahkan angkat tangan !.... owwwww. … mengesankan … saya tak tau berapa orang yang tunjuk tangan dengan hati yang tulus betul betul cintadengan seni budaya Lokal kita, semoga saja anggapan saya salah. Kurangnya minat dari para generasi muda membuat pamor seni budaya lokal makin ketinggalan sehingga ada anggapan bahwa yang hobi dengan hal hal jadul itu ya hanya orang tua tua, kalau anak muda Ya gauuul meeennn,…hehehehhehe… ira kira gimana benar atau tidak anggapan itu ?.. silahkan di nilai sendiri …, ya kita maklum generasi muda saat ini terutama yang sukanya ikut ikutan alias tak punya Prinsip/tak berkarakter/tak punya basic Iman, mereka bisanya ngekor san dan ngekor sini. Liat teman temannya gaul metal dia juga ikut metal, liat temanya gaul ngoplo dia juga ikut koplo, liat temannya gaul ngerock dia ikut ikutan rock, liat temannya gaul Ngelem dia juga ikut ikutan lem, katanya siiih…. Biar kereeen atau biar di segenai,,,, atau Biar tak ketinggalan Zaman,,… atau biar gaul dan tetek bengek yang lain yg membuat ia seolah olah di anggap serba wah oleh teman teman dan lngkungannya. Nah di tambah lagi ini sekarang malah ada Figur pejabat yang baru baru ini malah ikut ikutan bermetal ria di Djakarta, bukannya tidak boleh, sebenarnya boleh boleh saja sih, tapi liat kapasitas dan kabilitas siapa kita dan di mana posisi kita, kita pnya hak yang sama untuk menentukan arah hidup kita, mau cebur parit mau gantung diri mau apa kek silahkana saja, asalkan saja itu untk pribadi kita dan tidak berefek luas secara moral maupun sosial,…ingat secara Pribadi yaaaa, kalau mau minum/ngelem ya jangan ngajak temannya/di jembatan, pergi aja di dalam hutan sendirian bawa obat nyamuk terus ngelem atau mabuk sampai nyosorpun siahkan, itu insyaala efeknya Cuma pribadi saja, tapai lain cerita jika sudah ngumpul ngumpul kemudian bersama sama ngelem atau mabuk, tentu bias sosial akan lebih luas.
Ya sudah kita maklumi saja sama anak anak muda sekarang yang begituan, itu mungkin bagian dari proses pencarian jati diri mereka, hanya kebetulan saja lewat proses semacam itu, kita do`akan semoga Jati dirinya cepat ketemu dan kalau udah ketemu insyaallah cepat insyaf. Amieen, KEMBALI kepada pembahasan Awal seni budaya Lokal, jujur saja ayo coba tanyakan dengan diri kita sendiri stiap event baik ceremonial perkawinan atau apapun bagaimanakah menurt kawan kawan kawan tentang ciri khas budaya lokal kita ?... ….sialhkan di jawab di wall komen nanti juga boleh. Kalau nurut pengamatan, selama ada event yg contohnya sering kita jumpai yakni walimahan, berapa persenkah Budaya lkal kita tampil ?. seperti budaya lokal melayu kita seperti Syair Gulung, pencak Silat, Rebana, Jpin/ rodad?.. jawabannya saya mulai dari 70 % saja, atau 50 % atau 30 % atau 10 % ? atau yang lainnya ?... silahkan bantu jawab di wall cment juga.. hehehhe, terus kemudian coba survey pada pengguna HP, lihat dan perhatikan kebiasaanya membuka file misal musik kesukaanya, apakh yang ia buka. Dan kira kira lagu lagu senandung melayu/ciri khas budaya lokal melayu berapa persen kah yang ia putar ?..., bantu juga tolong di jawab…..!, hehehhehe .. terus yang terakhir lihat dan perhatikan sekitar kita, berapa Persen kah grup seni budaya lokal yang tumbuh berkembang ?.... coba bandingkan dengan Grup Band atau Grup Metal. Kira kira mana lebih laku dan ngetren ?... coba jawab dengan jujur, dan setelah semua terjawab mari kita renungkan sama sama ada apa sebenarnya dengan seni budaya lokal kita, inikah yang di namakan krisis seni budaya ?. inikah yang di namakan pergeseran seni budaya ?...terus siapakah yang bertanggung jawab atas ini semua?.. pemerintah/anak muda/seniman/dll, ?.... ahhh ini salah kita semua, karena kita terlena oleh arus moderenisasi yang tidak kita sadari menyeret nyeret kita jauh dari adat budaya kita yang sesungguhnya.
Kemudian pertanyaan Besarnya adalah, SEBERAPA PENTINGKAH SENI BUDAYA LOKAL ?... & APA EFEKNYA BAGI KEHIDUPAN KITA SEHARI HARI ?..., ini pertanyaan besar yang jawabannya sangat panjang yang tidak bisa saya uraikan di sini, karena tangan saya udah capek nulis, hehheheh. Baik saya akan kupas sedikit efek dari pergeseran seni budaya lokal tersebut akan berakibat juga pada pergeseran pola hidup dan kehidupan adat istiadat dan kebiasaan masyarakat kita. Misal yang tidak biasa menjadi biasa, yang tabu menjadi tidak tabu, yang malu menjadi tidak malu, yang di anggap aib di anggap tidak aib, dsbg… contoh nyata silahkan di amati saja apa yang terjadi di lingkungan sekitar kita, saya kaina pembaca lebih peka dan paham apa yang penulis maksudkan.
Maka untuk itu yang terakhir kalinya kami mengajak kepada semue teman facebooker dan para pembaca untuk kembali mencintai produk seni budaya lokal kita demi keutuhan payung sosial dan tatanan hidup dalam bermasyarakat. ( 27/08/2013. M.H.) PROFIL : this Linkhttp:http://www.filmkalbar.wordpress.com/ / KREATIVITAS AND VIDEO FILM: This Link http://www.youtube.com/studiokayong . SMP ARSIP : This linkhttp://smeentertaintment.multiply.com/www.klinikstudio.wordpress.com

Sumber : https://www.facebook.com/Simpang.Mandiri.Production