WK-Brand Logo
Tampilkan postingan dengan label film kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film kalbar. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Mei 2014

SUKSES JUARA 1 FILM TINGKAT PROVINSI KALBAR, KINI MENYONGSONG KE NASIONAL

WARTA KAYONG JUARA 1 FILM KALBAR

Simpang Hilir 12 Mei 2014, Peserta TC film yang meraih juara 1 cabang film pendek tingkat provinsi  yakni Syahrudin dan Siti apriliyanti pulang dari Pontianak. Dua peserta tersebut adalah kontingen utusan dari SMAN 1 Simpang Hilir yang mewakili Kayong Utara untuk ikut lomba pada FLS2N di Pontianak pada tanggal 27 sampai 30 april bulan lalu.

Kepala Sekolah SMAN 1 Simpang Hilir, Joni Karyanto merasa bangga dengan prestasi tersebut, ia menyatakan bahwa prestasi di bidang film tersebut di raih berkat kerja sama dengan komunitas perfilman lokal Simpang Mandiri Production yang membina secara suka rela tanpa di bayar. Selain prestasi di bidang film SMAN 1 Simpang Hilir juga mendapat juara 1 di cabang poster putri dan juara 3 di cabang poster putra. Ia juga berharap prestasi tersebut terus meningkat di tahun yang akan datang.

Di sisi terpisah kami konfirmasi dengan Miftahul Huda, pimpinan komunitas perfilman lokal kayong utara, Simpang Mandiri Production menyatakan bahwa prestasi ini menjadi sebuah kebanggaan bersama, bukan hanya saya pribadi, namun sekolah juga Kabupaten Kayong Utara dan Provinsi Kalimantan Barat. Sebab pada tanggal 1 juni nanti kami membawa nama Kal Bar bukan lagi Kayong Utara ke kancah nasional, sekalian kami mohon do`a restu dan dukungan dari masyarakat Kayong Utara dan Kalbar secara keseluruhan untuk membawa harum nama kalbar.

Miftahul huda juga mengungkapkan terima kasih kepada semua rekan rekan seperjuangan yang tergabung dalam komunitas Simpang Mandiri Production dan komunitas lain yang se visi dan misi di Kayong Utara yang tidak dapat ia sebutkan satu persatu. Begitu banyak pengorbanan dan pengabdian yang kawan kawan lakukan, walaupun tidak ada nilai profit namun kawan kawan sangat bersemangat membimbing anak anak sanggar untuk berkreatvitas.

Syahrudin dan Siti Apriliyanti sebagai peserta juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan keluarga besar SMAN 1 Simpang Hilir karena telah mendorong mereka dapat mengikuti lomba tingkat provinsi. Siti apriliyanti mengungkapkan bahwa dalam meraih juara 1 tersebut begitu banyak perjuangan yang di lalui dan semua tak lepas dari bimbingan komunitas Simpang Mandiri Production. Ia berharap ini menjadi sebuah contoh dan penyemangat bagi teman teman yang lain untuk dapat mengembangkan bakat masing masing di bidang apapun.

Syahrudin juga mengungkapkan bahwa selama 6 tahun ia bersama Simpang Mandiri Production dengan mengikuti berbagai kegiatan yang di dalamnya di lalui banyak suka dan duka ternyata tidak sia – sia, ia mengaku baru kali ini ke pontianak apalagi ke Semerang. Ia tidak menyangka jika dalam festival tersebut meraih juara 1. “Namun saya yakin bang Huda sering bilang bahwa pengorbanan akan berbanding lurus dengan apa yang kita dapatkan, mungkin inilah  hasil dari kesungguhan kami selama ini, dan saya berjanji akan membantu untuk terus mengembangkan perfilaman lokal dan terus berkarya tanpa embel embel apapun”. Ungkap syahrudin bersemangat. (WK tIM,)

 

Wisata Budaya Petilasan Gusti Panji Perlu Perhatian

makam gusti panji by m ridlo SiMPANG MANDIRI PRODUCTION_resize

Simpang Hilir, Petilasan Makam Gusti panji dari Kerajaan Simpang Matan yang terletak di desa lubuk batu tepat di Sungai matan atau di sebut dengan simpang keramat adalah salah satu warisan cagar budaya yang menjadi saksi bisu sejarah masa lalu dari kerajaan Tertua di kalimantan barat yakni kerajaan Simpang Matan.

Petilasan makam Gusti panji tersebut dapat kita akses melalui jalan Air maupun darat. Melalui akses jalan air mata kita akan di manjakan dengan pemandangan alam sungai yang indah dengan suasana hutan yang masih alami. namun jika kita meluli jalan darat akan terlihat jauh berbeda, sebab kita hanya akan melihat hamparan kebun kelapa sawit yang sudah merubah hutan alami menjadi lahan sawit demi kepentingan nafsu manusia yang selalu saja kurang.

makam warta kayong simpang mandiri

Makam Gusti panji tersebut tepat terletak di tepi sungai yang mana di depannya juga terdapat Meriam Bujang koreng yang mana meriam tersebut konon berpasangan, namun saat ini hanya tinggal satu saja.

Menurut Derahman 43 Tahun, salah seorang warga lubuk batu yang biasa merawat makam tersebut menceritekan bahwa di sekitar makam tersebut sebenarnya menyimpan misteri, yang mana hanya orang orang tertentu saja yang dapat melihatnya. Masihmenurut penuturannya, bahwa di sekitar makam tersebut terdapat tiang masjid yang keberadaanya masih Ghaib. Di belakang makam tersebut ia pernah melihat visual kerajaan masa lalu. Dan sering pula ia mendengar suara suara percakapan di malam hari ketika ia berada di sekitar makam saat ia memancing.

makam gusti panji gunung by m ridlo SiMPANG MANDIRI PRODUCTION warta kayong _resize

Menurut Zakaria 23 Tahun, para Peziarah sering datang ke tempat tersebut dengan tujuan bermacam macam, namun kebanyakan dari mereka biasanya adalah membayar Niat dari Nadzarnya yang terkabul. Menurutnya selain makam yang ada di kompleks tersebut juga ada makam lain yang berada di seberang sungai dan itu menurutnya juga masih berhubungan dengan makam yang ada di kompleks Gusti panji.

Musbandi adalah salah sorang warga simpang hilir yang pernah melakukan Ziarah bersama sama dengan rombongannya di makam tersebut, ia mengaku saat itu membayar niat dari Istrinya yang sebelumnya sakit namun tak kunjung sembuh dan suatu saat ia bernadzar jika istrinya dalam perobatan di karuniai ksembuhan maka ia akan mebayar niat dengan berziarah ke makam tersebut. Niat saya hanya berziarah biasa sambil mengenalkan sejarah kepada sanak saudara saya tentang asal usul kita”. Ungkap Musbandi menerangkan.

Sungguh di sayangkan saat ini petilasan gusti panji kondisinya kurang terawat, belum lagi lahan sawit yang sudah menghimpit dan mengepungnya, sehingga di khawatirkan cagar budaya tersebut nantinya akan ikut rusak pula.

 

Jumat, 24 Januari 2014

TAKDIR ASTRADA DI Balik Film Ujang Tampoy Biak Kayong


TAKDIR ASTRADA DI Balik Film Ujang Tampoy Biak Kayong


1010443_618883724818506_858101730_n
                Ternayata Ending dalam Film Ujang tampoy yang menyampaikan pesan moral terhadap pelestarian lingkungan itu pada saat ini di alami oleh sahabat Ujang yang di dalam film tersebut sebagai Assisten Sutradara, Yakni saudara muhammad Mukhlis, sedangkan Ujang sendiri hehehehhe… ( ade jak lah …), Tapi Ujang salut juga dengan perjuangan saudare kite yang multi talenta ini.


               Sebenarnye ujang sendiri dapat peran tersebut ndak gak separah ape yang di alami oleh sahabat Mukhlis sahabat ujang tersebut. Cobe bayangkan Mukhlis dari SMP kelas 3 die udah bepisah dengan bapaknye, die anak yatim piatu, hanye dengan ibunye die hidup dan menjalani kehidupan yang cukup sederhane, bahkan die juga membantu kerje ibunye, apepun die lakukan demi Adiknye, keluarge serte masa depannye.




                Di samping kesibukannye itu Ujang cukup salut dengan Mukhlis, die masih mampu membagi waktu untuk kegiatan ini dan itu juga macam macam, bahkan beberapa kali kawan ujang ini menjadi Juara MTQ tingkat kabupaten dari cabang Pidato, emmmmm…. Ujang sih pernah ndengar orasi pidatonye cukup mantap, bakat alamnye luar biase, apalagi kalau die Nulis atau ngarang Puisi dan buku, makenye die masuk di Simpang Mandiri Production tu cukop banyaklah pengalaman yang di dapatnye.

Icak icak jadi Reporter,Narator, Sutradara, bahkan waktu awal awal ikut ikutan dolok die pernah cume jadi pencatat adegan hehehheh……... Tapi seru cerite sahabat ujang yang satu ini, walaupun ekonomi die dalam keaadaan terbatas tapi semangatnye luar biase, banyak peran penting sahabat ujang ini untuk menyukseskan film Ujang tampoy dari Pra sampai pasca pembuatan bahkan sampai launching film Mukhlis menjadi ketua panitia yang memberi sambutan pada saat bupatimeluncurkan film Ujang dan Album lagu daerah lain.
Dalam opening lagu film ujang tampoy, itu kan ade lagu,,,… nah lagu itu vokalnye mukhlis, Lucu dan kocak kesannye, Hehehehhe. Pernah suatu saat waktu sahabat ujang ini jadi Narator Film “Langit Biru Di Tanah Bertuah”, dan review di rumah Pak bupatu kite sekarang, Pak bupati tak sangke sangke kalau ternyate naratornye masih sekolah SMA kelas 3 hehehe…. ni sekedar motivasi bagi teman teman yang lain, yok kite ambil sisi positif dan mari kite berlomba lomba untok kebaikan.
Takdir berkate laen, pade skenbario cerite Film ujang tampoy yg di garap justru yg menggarap cerite yang ujung ujungnye menjalaninye, Singkat cerite Mukhlis dengan liku likunye LULUS DI keHUTANAN dengan Beasiswa bebas tanpa biaya. Kamek Sahabat awak semua Ujang dan kawan kawan ngucapkan selamat yeeeee. Semoge Ilmu berkah dan dapat bermanfaat ke depannye Amieen ya rabbal alamieen.